Refleksi 2018 ibarat menyambungkan titik-titik yang sudah dilalui. Saya ingat tahun lalu saya berharap semoga tahun 2018 bisa belajar memperjuangkan sesuatu yang sesuai kata hati. Semoga tahun 2018 lebih banyak hari libur sehingga bisa menjelajah tempat-tempat baru, bertemu dengan wajah-wajah baru, dan bisa mengambil banyak hikmah darinya. Surprisingly , harapan-harapan itu semuanya terwujud. All praises to Allah, Allahu Akbar! . Sepanjang 2018, rutinitas harian masih tentang mengajar, hingga pertengahan tahun mengurus butik els, dan sesekali open order buat lukisan cat air. Nah, Saya ingin kilas balik sedikit tentang perjalanan di 2018. > Januari: Perjalanan tahun ini diawali dengan mengikuti sebuah proyek menulis bersama Sabtulis. Di sini, saya mencoba untuk produktif menulis seminggu sekali. Tantangan terbesarnya adalah melawan kemalasan diri sendiri. Banyak excuse sana-sini akhirnya bolong beberapa minggu. Tapi masih bisa disyukuri, meskipun tidak full 52 tulisan, ...