Langsung ke konten utama

Postingan

Rindu Suasana

Hanya saja sedang merasa sepi. Rindu suasana dimana orang-orang selalu punya inisiatif, mencoba meledakkan ide-ide gila mereka. Rindu pada orang-orang yang tetap berjalan bahkan menari dihamparan orang-orang pesimis yang selalu meragukan mereka. Rindu pada mereka yang haus mencari inovasi dan solusi permasalah. Rindu pada mereka yang mulai bergerak dari dirinya sendiri dan menyebarkan virus semangat pada sekitarnya. Yah, rindu pada mereka yang sering bilang: “kak, kenapa kita gak punya ini, yang lainnya punya? Kita coba buat yuk!” Mungkin juga sedikit rindu pada orang-orang “provoaktif”. Sekarang hampir semuanya serba bergantung, serba menunggu ditemani, serba menunggu instruksi. Rindu suasana...

Life is an adventure

I want to live my life to the absolute fullest To open my eyes to be all I can be To travel roads not taken, to meet faces unknown To feel the wind, to touch the stars I promise to discover myself To stand all with greatness To chase down and catch every dream LIFE IS AN ADVENTURE =========================== aku suka iklan yang ini :) (nutrilon adv)

Kakak I Love You

“kakak, I love you!” Aku yang mendengar kata-katamu terserang gamang. Tidak siap dan bengong beberapa saat. Otakku masih mencerna, mengurai satu per satu apa yang baru saja kamu katakan. “ihhh kakak, kok diam aja.” “hahaha.. gak tahu harus bilang apa.” “bilang I love you too...” balasmu mengajariku. “eeehh? Iyaa.. I love you too.” Bahkan setelah kata-kata itu terucap langsung, aku masih berpikir: benarkah? Entah saat itu kamu tahu atau tidak; love, cinta, dan apa pun bahasa yang mewakilinya, bagiku itu bahasa langit yang perlu mengumpulkan keberanian dan kesadaran untuk mengungkapkannya. Bagiku, cinta itu berarti komitmen. Cinta itu berarti janji, janji untuk membantumu melewati kesulitan dan memperlakukanmu dengan sebaik-baik perlakuan. Cinta itu berarti memberi, menggetarkan dan menghidupkan hati. Cinta itu lapang dada menerima kelebihan dan kekurangan. Cinta itu bukti, ia nyata, bukan omong kosong atau kata-kata utopis. Dan yaaahh.. cinta punya banyak makn...

Fla Accessoris

Judul: Fla Accessoris  Deskripsi: logo. diminta kakak kelas untuk membuat logonya :D    

Utuh

jika kita ingin memahami suatu peristiwa, kita tidak dapat meneliti fakta-fakta yang terpisah; kita harus memandangnya dalam hubungan keseluruhan. Untuk memahami seseorang, kita harus melihatnya dalam konteksnya, dalam lingkungannya, dalam masalah yang dihadapinya. Ibarat mencintai seseorang, meskipun hal itu disimpan dalam ruang yang sunyi, sejauh mana kita bisa menerima orang itu lengkap dengan keseluruhan hidupnya. Atau jangan-jangan selama ini kita hanya kagum pada kebaikannya kemudian menutup mata pada kehidupannya yang lebih luas. Melihatnya dengan kacamata terpisah, melihatnya hanya sebagai individu. Namun menolak untuk melihat tentang orang-orang dan segudang pengalaman yang lebih dahulu mengisi kehidupannya.

Tentang Keikhlasan

Ah aku tahu, tak patut bagiku bertanya tentang keikhlasan. Pahamku bahwa kerelaanmu itu tersimpan dalam hatimu. Bahwa samudra hatimu pun hanya kamu dan Allah yang mengerti. Takut-takut semakin ditanya, maka ada sisa-sisa keikhlasan yang belum kamu ikhlaskan. Tapi izinkan aku, setidaknya mengetahui bahwa dalam hubungan sesama manusia antara aku, kamu, dia, mereka; antara kita, hatimu benar telah rela. Setidaknya izinkan aku, untuk memastikan rasa, untuk meyakinkan diri sendiri, tak ada duri yang kutinggalkan. Karena aku sungguh khawatir bila tanpa ku sadari, duri itu kau pelihara dalam hatimu. Membuat hatimu meradang. Setid aknya izinkan aku tahu hatimu benar telah rela, agak aku tidak terbenam pada rasa bersalah.

Jatuh, Tilang, Kecelakaan

“Kamu bisa mengendarai motor? Seriusan?!” Tampangnya kaget, gak percaya gitu. Bukan cuma temanku yang satu orang itu yang gak percaya, hahaha gak meyakinkan banget emang ya? Dulu paling gak bisa naik angkot, apalagi bis. Selalu pusing dan muntah di jalan. Apalagi kalau naik mobil mewah, waaahh mabok kendaraannya pasti kumat. Norak banget ya -____-“ gak terbiasa soalnya. Makanya kalau pergi-pergian seringnya naik motor. Jatuh dari motor? Beberapa kali pernah sih... waktu belajar lewat tikungan di gang kecil, niat ngerem malah ngegas. Waktu balik dari nganterin adik ke sekolahnya, lewat jalan pintas, jalan kampung, nyebrangin jembatan kayu, dan lapangan bola yang rumputnya masih banyak embun karena masih pagi, alhasil ban motornya slip pas lewat lapangan. Trus waktu mau balik arah, karena pakai rok sekolah SMA yang sepan jadi agak susah gerak, akhirnya gak seimbang, dan jatuh lagi. Hehe... setidaknya itu pas lagi sendirian, jadi gak menimbulkan korban selain diri sendiri. Pern...