Langsung ke konten utama

About Me


Assalamu’alaykum Wr. Wb.
Hallo semuanya :) selamat berkunjung di blog saya.

Disebuah buku, saya pernah menemukan pertanyaan sederhana. “Siapa kamu? “ bagi sebagian orang mungkin akan mudah menuliskan tentang dirinya, tapi sebagian lain mungkin butuh waktu untuk benar-benar bisa mendeskripsikan dirinya.


Umn, berhubung ini judul pagenya “about me” , jadi saya akan menulis sedikit tentang saya.
Bukannya narsis, tapi akan lebih baik untuk mengenalkan diri sendiri jika ingin memulai pertemanan. Saya tidak pernah membatasi diri untuk berteman dengan siapapun asal untuk tujuan yang baik, benar, dan pertemanan yang tulus. Apalagi jika masing-masing bisa membawa kebermanfaatan, pasti seru :D.

My name is Yuning Ika Rohmawati. You can call me Yuning or Ika, both of them is OK. Sejauh ini belum ada yang manggil Rohmawati, mungkin kepanjangan kali ya. Tapi jujur saja, beda panggilan nama rasanya jadi berpengaruh dengan kepribadian saya. Rasanya tiap nama punya karakter masing-masing. Hehehe...

Saya perempuan keturunan suku jawa yang terlalu lama hidup disekitar kota metropolitan. Saat ini tinggal di Depok, Jawa Barat, bersama keluarga (ayah, ibu, adik) mungkin dua atau tiga tahun lagi (sejak postingan ini ditulis) akan tinggal bersama teman hidup yang lain (yang sekarang belum diketahui kejelasannya :P).

Minuman yang saya suka itu es kelapa, susu fermentasi (gak sebut merk yaa), wedang jahe, kopi, es teh manis, dan es krim. Kalau soal makanan, saya suka rasa lokal seperti gado-gado, ketoprak, pecel, soto mie, somay, batagor, mie ayam bebep (nama aslinya sih mie ayam condong raos), mie yamien 88 cijantung, dan asinan buah. Lebih suka yang vegetarian. Paling malas kalau makan ikan yang banyak durinya, lama bersihin durinya daripada makannya :D. Oiya, saya kurang suka mayonaise, soalnya rasanya aneh. Gak suka makan makanan yang terlalu pedas juga, bikin sakit perut. Kalau ada yang punya rekomendasi makanan enak, bolehlah di share ke saya :). Walaupun tergolong suka makan, tapi saya gak terlalu bisa masak (jujur banget -___-“). Suka diceramahin ibu, disuruh belajar masak. Katanya kasian suaminya, kalau istrinya gak bisa masak, mau dikasih makan apa? Masa beli mulu tiap hari?. Simpelnya sih saya jawab, “yaa, kalau begitu cari suami yang bisa masak aja bu, selesai kan? hehe”. Atau paling tidak dia harus bersabar, pasti nanti saya bisa masak, pasti bisa ! aamiin.

Hobi saya itu banyak, yang paling utama itu tidur #eehh -__-“ (apalagi kalau sudah kecapean beraktivitas, rasanya nyenyak banget). Bercanda ding, tidur itu hobi saya yang terakhir. Saya suka jalan-jalan murah dan menyehatkan; main sepeda, baca buku (inget ya, baca, bukan beli), hiking, nonton film yang seru dan bermanfaat, menggambar atau desain, juga menulis (walaupun hasil tulisannya masih berantakan). Tertarik juga di bidang fotografi, aktivitas sosial dan seni bela diri.

Karakter saya itu easy going, fleksibel, nyantai, bisa beradaptasi dengan lingkungan baru. Yang barusan disebutkan adalah yang positifnya, nah kalau ini yang negatifnya. Eng ing eng.... saya itu orangnya moody, pelupa, berantakan, cuek, dan gak suka berada dibawah kendali orang yang : otoriter, plin plan, & gak punya visi misi.

Sebagian orang bilang kalau saya itu pendiam, padahal gak juga. Kalau pertama-tama kenal, saya seringnya mengamati dahulu, mungkin itu sebabnya jadi terkesan pendiam. Hal yang sulit dilakukan adalah ketika harus perhatian dengan orang lain, entah kenapa itu sulit.

Sekiranya ini yang dapat saya deskripsikan tentang saya. Singkat saja, hanya sebagian kecil. Kalau mau berteman via dunia maya,  add saja fb saya atau twitter di @yuning_ika .
Salam ukhuwah.
Wassalamu’alaykum Wr. Wb.

Ttd,
Yuning Ika Rohmawati


Komentar

  1. terus terang saya sangat kagum dengan blog saudari... sangat luar biasa semua isinya... smoga sj saudari berkenan menerima permintaan pertemanan via facebook.. atas nama Anwark Xgoldarea... :D
    salam kenal...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baik

Apa kabar? Sehat? Kamu baik-baik saja hari ini? Well, sebenernya aku ga terlalu suka dengan pertanyaan ini. Kenapa? Karena aku cuma punya dan hanya bisa menjawab “baik”. Mungkin karena dari dulu, yang diajarkan guruku, dan bahkan dibuku-buku kebanyakan ditulis jika ada yang bertanya tentang keadaan, jawabannya adalah “baik”. Bahkan buku bahasa inggris pun percakapannya seperti ini : X : “how are you today?” Y : “I am fine.” FINE… Aku ga tahu mengapa jawabannya selalu seperti itu, mungkin sejak dari dini kita memang diajarkan untuk menjadi baik. Yaah.. atau mungkin secara tidak langsung ditanamkan ketika dirimu sedang tidak “baik” maka berpura-puralah kamu sedang baik-baik saja. Paling tidak, sedang mencoba berusaha untuk menjadi baik. Baik. Aku rasa itu juga kata yang ampuh ketika seseorang sedang penasaran tentangmu, dan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang mungkin mereka miliki, yang tentunya tak ingin kau jawab. Ja...

Meaning of Life

“Makin modern tapi merasa makin hampa, mengapa? Sebab kita makin kehilangan makna.” Kehilangan makna adalah salah satu masalah krusial yang sebagian besar dihadapi oleh manusia modern zaman sekarang. Buah pemikiran Immanuel Kant di abad ke 18 menjadi momentum sejarah bagi lahirnya babak baru, yakni the age of enlightment atau abad pencerahan di Eropa. Semangat yang berkembang di Barat inipun digaungkan pada dunia Timur. Enlightment sendiri meyakini bahwa manusia harus mengandalkan dirinya sendiri dan mengunakan akal budinya secara maksimal dalam menghadapi segala persoalan dunia dan mentransformasi diri. Semangat pencerahan ini yang kemudian mengubah total pandangan manusia tentang dunia, alam semesta, dan bahkan tentang dirinya sendiri. Manusia kini menempatkan dirinya sendiri sebagai sumber otoritas utama, manusia sendirilah yang harus menentukan yang benar dan yang salah bagi dirinya sendiri. Enlightment memperkuat pandangan self sufficiency yang mengatakan bahwa kita dapat...

Inspirasi Kebaikan dari yang Gratisan

Siapa sih yang tak senang kalau dapat promo? Apalagi gratisan, termasuk soal makanan. Ya itulah yang saya rasakan setelah dua kali mendapat promo makan gratis di salah satu restoran Korea yang tersertifikasi halal.  What? Waittttt…. Iya halal sih, tapi gimana ceritanya muslimah yang kerudungnya lebar makan di restoran korea dengan setelan lagu ala budaya pop korea yang hype abis? girls bandnya saja pakaiannya kurang bahan, kan bertolak belakang sekali dengan nilai-nilai Islam. Jangan-jangan makan di sana karena ngefans sama artis koreanya? Tak malu apa sama kerudung? Mungkin ada yang bertanya-tanya seperti itu. Buat saya pribadi, saya tidak merumitkan  itu. Dibilang ngefans tidak juga. Murni karena promonya menarik, makanannya halal dan rasanya enak. Saya berpikir positif, barangkali dengan semakin banyaknya muslim/ah yang datang ke restoran itu budaya popnya bisa sedikit bergeser ke arah yang lebih ramah dengan nilai Islam. Atau setidaknya customer muslim punya penga...