Akhir-akhir
ini saya sering bertanya-tanya tentang banyak hal. Tidak semua orang bisa
memberikan jawaban yang memuaskan tanda tanya dalam benak saya itu (tapi masih
lebih baik daripada tidak dijawab sama sekali). Ada kekosongan setiap kali saya
merasa tidak pernah bisa menemukan jawabannya. Kadang saya jadi berpikir lagi,
apa pertanyaan saya terlalu berbahaya atau di luar nalar? Atau mereka mulai
bosan dengan banyaknya tanya yang saya punya. Entahlah...
“Makin modern tapi merasa makin hampa, mengapa? Sebab kita makin kehilangan makna.” Kehilangan makna adalah salah satu masalah krusial yang sebagian besar dihadapi oleh manusia modern zaman sekarang. Buah pemikiran Immanuel Kant di abad ke 18 menjadi momentum sejarah bagi lahirnya babak baru, yakni the age of enlightment atau abad pencerahan di Eropa. Semangat yang berkembang di Barat inipun digaungkan pada dunia Timur. Enlightment sendiri meyakini bahwa manusia harus mengandalkan dirinya sendiri dan mengunakan akal budinya secara maksimal dalam menghadapi segala persoalan dunia dan mentransformasi diri. Semangat pencerahan ini yang kemudian mengubah total pandangan manusia tentang dunia, alam semesta, dan bahkan tentang dirinya sendiri. Manusia kini menempatkan dirinya sendiri sebagai sumber otoritas utama, manusia sendirilah yang harus menentukan yang benar dan yang salah bagi dirinya sendiri. Enlightment memperkuat pandangan self sufficiency yang mengatakan bahwa kita dapat...
Komentar
Posting Komentar